Jakarta Airport Hotel (Managed By Topotels)

Reading Time: 3 minutes
Please follow, share and like us:
RSS
Whatsapp
Follow by Email
GOOGLE
GOOGLE
YouTube
YouTube
Pinterest
Pinterest
Instagram

Rasanya ketinggalan pesawat itu sakitnya tuh nyesek banget deh. Berbagai penyebab miss flight bisa macam-macam, dari telat bangun, salah lihat jadwal, atau yang terparah adalah saat kita sudah siap, tetapi kena macet di jalan.

Nah, kebetulan kali ini, pesawatku menuju Singapura dijadwalkan pada pukul 5.25 pagi. Maka saya sudah harus boarding sekitar pukul 4.25 pagi. Kebayang nggak jam berapa saya harus bangun dan jalan ke airport?

Dan tidak ada jaminan juga kalau saya akan bangun on-time, maklum kan manusia perlu beberapa menit untuk mengumpulkan nyawa. Menurut saduran artikel yang tidak jelas siapa pengarangnya mengenai cara bangun tidur yang baik dan benar, proses pengumpulan nyawa itu sangat esensial, untuk bisa tidur lagi.

Solusinya adalah tidur di hotel yang dekat dengan bandara, atau hotel yang bahkan… berada di bandara itu sendiri.

Jakarta Airport Hotel yang di-managed oleh Topotels, adalah jawabannya. Dengan predikat bintang tiga, dan terletak langsung di terminal 2E lantai dua, Jakarta Airport Hotel bisa menjadi alternative untuk late arrival travellers atau layover travellers.

Entrance to the Main Lobby

Setelah sempat vakum selama dua setengah tahun, Topotels mengambil alih manajemen hotel ini dan merombaknya menjadi seperti sekarang. Sentuhan modern tanpa mengurangi karakter tradisional berhasil disuguhkan oleh Jakarta Airport Hotel managed by Topotels.

LOBBY

Muka saya sudah kusut sekali karena day trip ke luar pulau dan kembali lagi ke Jakarta setelah maghrib. Rasa capek dan overwhelmed tergambar cantik di wajah saya ketika mengingat besoknya saya harus kembali terbang pukul 5.25 subuh . Yang saya inginkan cuma rasa nyaman merebahkan badan di tempat tidur sesegera mungkin.

Meja reception panjang dari bentangan material kayu sangat menegaskan bahwa disanalah area check-in bagi para pengunjung. Proses check-in yang cepat dan dibarengi dengan pelayanan yang ramah dari resepsionis, membuat wajah kusut saya kinclong sejenak.

Reception Area

Lobby Area from 2nd Floor

Lobby Area from 2nd floor

ROOM

Pemandangan langsung menghadap ke area tempat mangkal pesawat terbang memberikan pengalaman tersendiri bagi saya. Resepsionis mengalokasikan kamar bernomor 50 kepadaku yang merupakan kategori Deluxe Room. Tinggal di airport hotel pertama kali, cukup membuat saya terperangah oleh desain kamarnya sudah cukup modern dengan bed feature dari blok kayu komposit berwarna coklat tua.

Kain linen bedcover bermotif kotak-kotak abu-abu dan putih bisa dengan mudahnya mengakhiri kesadaranku. Permukaan kasur yang nyaman sekali dan berpotensi membuatku menutup mata hingga esok hari.

Jakarta Airport Hotel ini memiliki beberapa tarif kamar mulai dari 3 jam, 6 jam, sampai overnight stay. Cocok untuk para pejalan yang sedang transit dalam kisaran waktu antara 3-8 jam tapi tetap ingin stay fresh untuk penerbangan selanjutnya.

Sekedar reminder tentang tarif di atas, tarif 3 jam dan 6 jam hanya berlaku dari pukul 9 pagi sampai 9 malam saja. Jadi kalau misalnya kalian check-in di jam 8 malam, batas waktu kalian stay short time di hotel ini hanya sampai jam 9 malam saja dan akan tetap dikenakan biaya tarif 3 jam. Setelah itu kalian harus check-out.

Atau jika mau tinggal lebih lama akan dikenakan overnight stay rate.

Jadi tips dari aku: Sebisa mungkin maksimal check-in di jam 6 sore kalau mau tinggal selama 3 jam di hotel ini, atau di jam 3 sore maksimal waktu check-in mu jika mau beristirahat selama enam jam.

Menjagai Pesawat

Dilengkapi dengan beberapa power point, gadget-gadget saya tidak kehabisan energi dan siap dipakai hingga keesokan harinya. Ini salah satu hal kecil tetapi sangat critical bagi pelancong bisnis. Bagusnya, Jakarta Airport Hotel tidak terlewat dalam melengkapi unit-unit mereka dengan sumber energi bagi perlengkapan elektronik kami.

Kamar yang bersih, tidak berdebu dan well-maintained ditambah dengan basic amenities yang esensial, menjadi nilai plus lain bagi hotel ini. Fasilitas-fasilitas seperti WIFI dengan kecepatan tinggi dan free shuttle bus berhasil menutupi kemungilan kamar yang berukuran 24 meter persegi ini.

Kamar yang bersih, lengkap dan fungsional

BATHROOM

Nothing fancy from the bathroom, but it well established. From the bath toiletries to the towel, they are very functional. The best thing in the morning twilight is HOT WATER. The cold dawn can be a torture, but with a proper hot warm water in the shower, it’s a relieve.

Jakarta Airport Hotel doesn’t fail on that, they providing a proper and lightning speed hot water. Which normally in other hotels, i need to wait around 5 to 10 minutes in order letting the heater to warm up.

Jakarta Airport Hotel knows how to value the efficiency and the time for the business travelers. And that’s really matters for this type of travelers.

CONCLUSION

I was enjoying my stay in Jakarta Airport Hotel even only for couple hours, it gave me a boost to be in the next flight. Dua morning call dari resepsionis semuanya tepat waktu, so no drama with missing the flight.

Hal vital yang perlu diperbaiki segera adalah keberadaan restoran atau tempat makan. Saat saya menginap, restoran masih dalam renovasi dan pengurusan ijin. Beruntung saya bisa menyantap sarapan pagi saya di lounge bandara. Untuk para tamu lain yang tidak memiliki akses ke lounge bandara, kehadiran restoran hotel akan sangat membantu.

Secara keseluruhan, saya puas dengan pelayanan dan kenyamanan yang disediakan oleh Jakarta Airport Hotel managed by Topotels.


CONTACT

Jakarta Airport Hotel managed by Topotels
Terminal 2E, Soekarno-Hatta International Airport
Jakarta 19110, Indonesia
Phone: +62-21559-0008
Fax: +62-21559-0008
Email: reserve@jakartaairporthotel.com

Dirgan Fasa Author
Dirgan founded Casa Fasa as a place to share inspiration from his travels and to inspire others to see our world. He now split his time between adventures abroad and adventures in the 9-5 workspace!
follow me
Please follow, share and like us:
RSS
Whatsapp
Follow by Email
GOOGLE
GOOGLE
YouTube
YouTube
Pinterest
Pinterest
Instagram

6 thoughts on “Jakarta Airport Hotel (Managed By Topotels)

  • Reply Matius Teguh Nugroho February 16, 2018 at 8:22 pm

    Soal harga gimana, mas? Ehehe. Hotel bandara itu biasanya mahal. Aku udah berkali-kali punya connecting flight dari KLIA tapi karena tarif hotelnya mahal alaihim gambreng, akhirnya lebih memilih buat ngemper (terus besoknya tidur siang di hostel, hahaha).

    • Reply Dirgan Fasa February 20, 2018 at 5:03 pm

      harga lumayan sih emang, sekitar hampir sejutaan. hehe..
      Ngemper itu alternatif yang normal dilakukan kalau budget ga banyak.

  • Reply Fazatraveldiary February 20, 2018 at 8:45 pm

    Waaah bener bener well maintained yaa hotel nya, dari jaman aku kecil sampe sekarang liat ulasan mas tentang hotel ini. Sentuhan modern terasa banget disini

    • Reply Dirgan Fasa February 20, 2018 at 9:38 pm

      iya mas Faza, well maintained dan inovasi teknologinya juga berasa waktu ku stay di sini.
      What a nice hotel!
      hehe

Leave a Reply

close

Enjoy this blog? Viralkan :)